Senin, 27 Agustus 2012
CERITA SAKIT HATI
Pernah merasakan patah hati ? pernah tapi itu duluuu sekali ( saat aku masih unyu *_* ), yang belum lama aku rasakan adalah sakit hati ( coba bandingin kacau mana antara patah hati dengan sakit hati pembaca ? ). Seumur hidup hingga usia 33 tahun aku dekat dengan 2 pria ( yang bukan muhrim tentunya *_*), sebenarnya 3 sih, tapi yang pertama berhubung ia yang bikin aku patah hati lebih baik tidak usah aku ceritakan detailnya , patah hati tingkat akut sebenarnya karena dia pergi jauhhhhh , sebenarnya kami tidak pernah mengikrarkan bahwa kami adalah sepasang kekasih, tapi kami begitu tergantung satu sama lain saat itu, dia teman berbagi, kami bertumbuh bersama dari kecil ( stop sampai disini ya pembaca ….sedih …).
Aku ingin bercerita tentang dua pria yang pernah dekat denganku. Pertama sebut saja intial “A”. aku mengenal A dari kecil ( secara dia teman SD ku pembaca ), tapi kami baru akrab ketika kami SMU kelas 2. Kami memiliki kelompok yang terdiri dari 4 orang, aku, A dan 2 orang teman SD kami yang lain. Hari-hari kami ketika itu hanya dipenuhi dengan main….main….main…. dan yang aku rasakan saat itu adalah BETAPA INDAHNYA PERTEMANAN KAMI , tidak ada perasaan lain selain itu apalagi CINTA ….jauh pembaca !. hampir setiap hari di masa SMU kami dihabiskan dengan menyempatkan waktu berkumpul entah itu dirumahku, rumah A dan rumah 2 teman kami . tentu saja aku menyayanginya juga menyayangi 2 temanku itu. Sampai akhirnya masa SMU harus berakhir, 3 orang termasuk aku meneruskan studi di luar kota berbeda sedang 1 teman kami tetap tinggal dikota kami. Semenjak itu karena kesibukan tahun pertama kuliah kami satu sama lain jarang berkomunikasi ( maklum saat itu belum kenal teknologi bernama Handphone ).praktis 2 tahun aku dan A hilang kontak .sampai akhirnya kira kira tahun 97 secara tidak sengaja kami bertemu di terminal kota tempat aku kuliah , ternyata dia baru saja memulai kuliah sebagai mahasiswa baru di kota ini. Kami pun pelan pelan mulai dekat lagi, dia mengenal sedikit temanku dan aku pun mengenal banyak temannya. Sampai saat itupun tidak ada perasaan istimewa di hati selain Bahagia bisa dekat dengan sahabat yang sedemikian baik. Jangan bayangkan bagaimana bentuk pertemanan kami pembaca, kami dekat sangat dekat tapi kami saling menghargai ( hingga kami memutuskan jadian belum pernah satu kalipun dia memegang tanganku apalagi yg lainnya ). Sampai akhirnya ketika kami tengah berkumpul bersama teman teman kuliah si A, salah seorang teman berkata “ kenapa kalian tidak jadian saja ?”, kami berpandangan tersenyum ,si A bertanya “ jadian ?”, dengan enteng tampa memikirkan apapun aku mengganggguk ( ini bukan hanya unyu tapi lebih mirip …bego pembaca !).
Kebersamaan kami yang kata nya sudah resmi jadian berjalan tak ada bedanya dengan sebelum kami resmi ( tepatnya dipaksa ) jadian. Tidak seperti pasangan pada umumnya, saat itu aku yang masih memiliki banyak teman ( diluar komunitasnya ) dan mungkin lebih asyik bergaul dengan teman-temanku saat itu. Oya…! Kami pernah berciuman bibir pembaca …sekali ! *_* dan rasanya saat itu …..biasa ! ( aku yang aneh…bego …frigit ato apa yah ?). kebetulan juga aku terlahir sebagai anak yang keras kepala dan kurang sabaran ,jadi selama aku jalan dengan si A tidak ada yang berubah dengan ku secara keseluruhan, aku yang saat itu masih 23 tahun dan terbiasa melakukan apapun sendiri ( kadang-kadang sih temen membantu ) hingga sampai pada satu titik aku berkesimpulan “ kayaknya mending single lagi deh “. Apalagi saat itu keluargaku tengah mengalami masalah besar ( adikku sakit dan akhirnya meninggal) serta kuliahku yang hampir selesai , dan berangan-angan untuk memulai bekerja di kota besar ( Jakarta ). Tapi ada satu peristiwa yang membuat keputusanku semakin kuat .Si A berbohong , lebih tepatnya Cerhat tentang kegelisahannya menjalani hubungannya denganku. Tapi buatku ia sudah bohong.dulu aku pernah berkata “ kamu harus jujur apapun yang berhubungan dengan aku ya….jangan pernah aku tahu dari orang lain, itu buat aku sedih”. Akhirnya aku harus tahu dari temanku ( jadi si A curhat dengan temanku itu ). OKE !...aku sedih saat itu, sedih bukan karena patah hati pembaca, tapi karena sakit hati dibohongi. Singkat cerita aku bicara baik-baik dengannya dan aku putuskan dia. Tau perasaanku saat itu….LEGA *_*. Dan walaupun agak memakan waktu aku berusaha tetap berteman dengannya , karena ia tetaplah sahabat yang baik buatku.hingga sekarang detik ini.
Setelah itu bertahun tahun aku sama sekali tidak memiliki fikiran memiliki pasangan, apalagi akhirnya awal 2002 aku berhasil mendapat pekerjaan di Jakarta dan hari hariku kemudian sibuk dengan aktifitas bekerja (tau sendiri kan ritme Jakarta *_*) serta menemukan teman-teman baru yang kebetulan juga tidak terlalu memusingkan masalah JOMBLO. 4 tahun berlalu sampai akhirnya aku memutuskan untuk mencari pekerjaan di kota yang aku bisa lebih dekat dengan kedua orang tuaku. Walaupun untuk itu harus kukubur dalam dalam impian ku memiliki karir di tempat yang aku sukai. Dengan susah payah ( kalau bukan berkat sifat keras kepalaku ) akhirnya aku mendapat pekerjaan …yah walaupun sangat jauh dari harapan . 1 ,5 tahun kepulanganku dari Jakarta adalah tahun tahun penuh perjuangan , gaji kecil, sulitnya mendapat pekerjaan yang aku sukai . akhirnya aku memutuskan pulang kampung dan bekerja di perusahaan local sambil dirumah aku coba-coba bikin usaha kotak kado yang aku titip jual salah seorang teman di jogja. Di kampung hanya sekitar 6 bulan sampai akhirnya aku dihubungi seorang teman kuliah dulu “ kamu mau kerja di jogja , kontraktor besar dari Jakarta “ dan tanpa pikir panjang OKE !.
Singkat cerita aku balik lagi ke jogja, nahh….disanalah aku bertemu dengan si B. pertama bertemu tidak ada kesan apapun terhadapnya, laki-laki putih,sipit mirip cina ( yang bukan tipeku banget! ) apalagi dia lebih muda dari aku ( yg dibelakang hari aku tau aku lebih tua 2 tahun darinya). Mungkin karena hampir tiap hari kami bertemu atau karena aku yang terlihat baik hati , lebih banyak ngemong teman-teman kerja ku yang nota bene banyak yang lebih muda dari aku. Makin hari makin hari kami semakin dekat semakin dekat . hampir semua cerita tentang si A dan masa lalunya tak luput diceritakan ( yang sebenernya gak penting tapi kok aku bego aja ya ngedengerin *_* ). Mungkin bisa tiap hari ia mampir ke kosku sepulang kerja, sms, telepon . dan cerita dimulai ketika project selesai dan teman-teman mulai keluar, si B yang juga mulai memutuskan untuk keluar rumah dan mengontrak rumah . mulai dari sini aku mulai belajar fase yang agak sedikit melenceng alias tidak lurus dalam menjalani sebuah hubungan. Awalnya hanya sentuhan fisik ditempat yang wajar lama kelamaan keenakan ( tapi masih bersyukur hingga detik ini masih terjaga apa yang seharusnya dijaga, walaupun kadang diumurku yang sekarang ini aku ingin sekali merasakan rasanya hamil…..ASTAGA PINGIN HAMIL KOK TAMPA NIKAH!).
Sejujurnya dalam hati aku tidak berharap yang terlalu muluk, sering aku bilang ketika kami tengah bersama “ nanti kalau kita pisahan atau kamu dekat dengan siapa kamu cerita ya….mungkin aku sedih tapi paling dua tiga hari aku bawa ke 21 atau gramedia udah sembuh”, si B bilang “ kamu bisa sedih apa ?” ,ya tentu sedih lah tapi aku kan bukan bocah naïf . bersama si B aku belajar banyak. Aku yang acuh tidak peduli belajar untuk peduli , aku yang enggan mendengarkan bellajar mau mendengarkan, aku yang keras kepala belajar untuk tidak bebal ( aku tidak tahu apakah ia juga belajar selama denganku *_*). Aku mengenalnya ketika ia tengah mencari cari hakikat TUHAN nya, dan aku bukanlah jenis manusia penceramah, yang bisa aku lakukan hanya berdoa (tiap aku selesai sholat, biasanya aku hanya meminta pada ALLAH ku 3 hal : dijaga kedua orang tuaku, dijaga aku dan doa untuk Almarhum/mah yang kusayangi ) semenjak dekat dengannya aku berdoa semoga ALLAH ku mengulurkan tangan-NYA ,membimbingnya ( dan aku tak peduli bila jalan menuju ke sana lewat orang lain ).ketika sakitnya aku ingin ALLAH menyembuhkannya . dan aku adalah manusia yang sangat percaya pada kekuatan DOA.
Dan ketika hubungan kami menginjak tahun ke-3 , sepertinya aku mulai merasa tidak nyaman,tidak bisa kalau terus menerus seperti ini, harus ada akhir yang jelas. Awalnya sangat sulit, ada rasa takut kehilangan , saat ini bisa dikatakan aku tidak memiliki teman di jogja, walaupun kalau mau jujur support yang ia berikan tidaklah terlalu berarti buatku yang telah bertahun-tahun terbiasa mandiri. Akhirnya saat itupun tiba …. Suatu malam setelah sebelumnya kami tidur bersama, kuberanikan diri membuka pembicaraan. Dan seperti dugaanku si B bukan tipe pria yang menginginkan sebuah komitmen.oke….mari kita move on ( walaupun selama dengannya aku merasa aku tidaklah mencintainya , buatku untuk cinta membutuhkan alasan yang besar, tapi aku menyayanginya).tapi tahukah pembaca satu satunya alasan yang membuat aku sakit hati , ketika ia mengatakan “ perempuan yang ideal menurutku adalah yang lebih muda dari aku “… astaga! Kemane aje lu....dari awal kan udah tau kalo aku lebih tua 2 tahun !, dan buatku ini bukan hanya kebohongan tapi juga ia sudah membodohiku.
Fase ini membuatku belajar banyak pembaca,tentang bagaimana seharusnya menyikapi sebuah hubungan. Bersyukurlah aku bisa memiliki pengalaman seperti ini, bukankah hidup ini hakekatnya adalah bagaimana kita belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik dari hari ke hari ?. dan untuk itu jangan kita takut salah.
BE BETTER DAY BY DAY *_*
Selasa, 20 Maret 2012
uppsss.... setelah aku buka kembali, ternyata hampir 11 bulan sudah tangan ini mati karya ( haha..sok lu ta!, emang biasanya tanganmu dipake buat berkarya ?.. ** ). maksud aku sudah lama juga ya aku tidak posting tulisan lagi, sebelas bulan lalu masih agak lumayan tangan dan isi otak agak bisa diajak kompromi, entah itu tulisan yang bermaksud ataupun tulisan yang tampa maksud ( hehehe....seringan sih tulisanku belum terarah, gak jelas alurnya apalagi maksud dan tujuan ..hahaha tapi gak papa lah yang penting nulis ! ).
dulu pernah terlintas betapa aku pingin bisa menulis sesuatu yang lebih berbentuk ( buku cuy ....), ingin bisa menulis sesuatu tentang diri sendiri sebenernya. karena kalau aku pikir-pikir cerita hidupku cukup menarik ( buatku sih...gak tau buat orang lain), menceritakan sisi lain dari seorang "aku " yang mungkin orang-orang terdekatpun belum tentu tau. tapi kok setelah aku pikir ulang " sama aja dong kaya aku nulis diary trus dijilid dan dikasih judul "... tidakkk.
atau suatu saat bisa menulis sesuatu yang bisa memberi inspirasi buat orang lain, menulis tentang dunia perempuan ( khusus yang ini sih aku masih harus belajar, coz aku tau diri dengan keterbatasanku tentang perempuan , itu karena walaupun aku perempuan aku selalu berpikir bahwa aku tidak ingin sama seperti perempuan-perempuan lain pada umumnya ... ini agak aneh ya ? ). aha...! kenapa aku tidak mencoba menulis sisi lain yang berbeda dari seorang perempauan dengan mengumpamakan diri sendiri? ( ide bagus ! ** ).
baiklah.... ijinkan aku untuk mencari kemudian bisa menuangkannnya ke sebuah narasi yang bisa dinikmati oleh orang lain.
aku pamit dulu....byee
love u blogger !
dulu pernah terlintas betapa aku pingin bisa menulis sesuatu yang lebih berbentuk ( buku cuy ....), ingin bisa menulis sesuatu tentang diri sendiri sebenernya. karena kalau aku pikir-pikir cerita hidupku cukup menarik ( buatku sih...gak tau buat orang lain), menceritakan sisi lain dari seorang "aku " yang mungkin orang-orang terdekatpun belum tentu tau. tapi kok setelah aku pikir ulang " sama aja dong kaya aku nulis diary trus dijilid dan dikasih judul "... tidakkk.
atau suatu saat bisa menulis sesuatu yang bisa memberi inspirasi buat orang lain, menulis tentang dunia perempuan ( khusus yang ini sih aku masih harus belajar, coz aku tau diri dengan keterbatasanku tentang perempuan , itu karena walaupun aku perempuan aku selalu berpikir bahwa aku tidak ingin sama seperti perempuan-perempuan lain pada umumnya ... ini agak aneh ya ? ). aha...! kenapa aku tidak mencoba menulis sisi lain yang berbeda dari seorang perempauan dengan mengumpamakan diri sendiri? ( ide bagus ! ** ).
baiklah.... ijinkan aku untuk mencari kemudian bisa menuangkannnya ke sebuah narasi yang bisa dinikmati oleh orang lain.
aku pamit dulu....byee
love u blogger !
Langganan:
Postingan (Atom)
